Sepi Peminat, Organisasi yang Pernah Jaya Kini Hanya Tinggal Kenangan
Di sudut sebuah kampus, ruang sekretariat organisasi itu kini tampak sunyi. Kursi-kursi berdebu, papan pengumuman kosong tanpa agenda, dan pintu yang jarang dibuka menjadi saksi bisu surutnya minat generasi baru untuk bergabung. Padahal, beberapa tahun lalu, organisasi ini pernah menjadi kebanggaan dengan beragam kegiatan yang meriah dan penuh antusiasme. Namun keadaan berbalik. Satu per satu pengurus mulai kehilangan semangat. Ada yang mundur karena kesibukan pribadi, ada pula yang pergi karena merasa perjuangan mereka tak lagi mendapat dukungan. Hingga akhirnya, kepengurusan perlahan bubar tanpa jejak, meninggalkan ruang kosong yang dulu riuh oleh tawa dan diskusi panjang. Bagi sebagian orang, organisasi ini bukan sekadar tempat beraktivitas, melainkan rumah kedua yang penuh kenangan. Kini, yang tersisa hanyalah cerita masa lalu dan harapan kecil bahwa suatu hari ada generasi baru yang mau menyalakan kembali api perjuangan. Kisah ini menjadi pengingat, bahwa organisasi bukan han...